Recorder Game – Merekam Suara si Dia yang Sudah Meninggal

Terkadang kita sebegitu kangennya dengan seseorang yang kita kenal dan sudah tiada, terkenang wajahnya, suaranya, atau hanya keberadaannya. Yang sudah meninggal tak bisa dihidupkan lagi, memang, namun, bisa mencoba merekam suara si dia… tentu dengan resiko ditanggung sendiri.

Permainan yang satu ini cukup rumit, persiapannya banyak, dan celakanya, risikonya juga cukup besar. Yang bikin sedikit lebih tenang, permainan ini harus dimainkan beramai-ramai, jadi kalau kamu ngaco, ngaconya barengan! Hehehehe…

Nah, apakah kamu siap dengan segala resikonya?


Danger Level = Medium to High

What you need =
  • Pertama, kumpulkan temen-temen yang mau main sama kamu. Idealnya semuanya kenal dengan almarhum atau almarhumah yang suaranya mau kamu rekam. Idealnya 5 orang. Jangan bermain 3 atau 4 orang, karena ini angka sial dan akan berakibat buruk buat kalian. Jangan juga bermain sendirian.
  • Garam dan basil, campur sampai rata. Bubuk daun basil kering bisa dengan gampang dibeli di supermarket besar semacam Carrefour atau Hypermart bagian bumbu dapur dengan harga cukup terjangkau. Usahakan garamnya kalau bisa garam laut murni karena akan lebih efektif untuk melindungi kamu.
  • Daun sage yang sudah dikeringkan dan diikat berbentuk seperti tongkat atau batang, disebut smudging stick. Tanaman ini bisa dibeli dengan cukup mudah di berbagai jual beli online. Belinya yang masih bentuk batangan dan dedaunan, ya!
  • Teh chamomile satu teko penuh, beserta gelas kecil sejumlah pemain.
  • Perekam suara apa saja. Paling bagus ya pake dictaphone, tapi kalau enggak punya bisa pakai handphone.
  • Cermin kecil yang bisa digenggam di tangan sejumlah pemain.
  • Korek api sejumlah pemain. Harus korek api batangan, ya! Nggak boleh pake lighter.
  • Lilin kecil sebanyak 4 batang dan lilin besar 1 batang saja, semuanya harus berwarna putih.
  • Ruangan, butuh 2, satunya untuk tempat bermain dan satunya buat zona aman.
  • Foto seseorang yang kalian kenal, sudah meninggal, dan mau kalian rekam suaranya.
  • Bawang putih 16 siung.

Nggak perlu khawatir bingung nyari Basil karena bumbu satu ini gampang banget ditemukan.

Pingin nyoba main ritual serem, tapi takut kalo sendirian? Jangan khawatir! Klik link ini untuk mengecek arsip permainan dan ritual horor yang bisa kamu mainkan beramai-ramai, dan selamat mimpi buruk!

Preparation =
  • Lakukan proses smudging dengan cara membakar daun-daun sage yang kamu sudah siapkan dan gunakan asapnya untuk mengasapi seluruh rumah. SELURUH RUMAH, bukan cuma ruangan tempat bermain dan zona aman! Sisakan sebagian karena proses ini harus kamu ulang nantinya setelah selesai bermain. Langkah ini dilakukan supaya rumah kamu terjamin bebas hantu nyempil yang ditakutkan bakalan ikutan main sama kamu nanti malam.
  • Taburkan campuran garam dan basil di setiap sudut ruangan di zona aman kamu. Letakkan juga 4 siung bawah putih di setiap sudut. Nyalakan lampu di ruangan ini, dan apapun yang terjadi jangan biarkan lampunya mati. Kalau perlu beli bohlam baru dulu sebelum main.
  • Taburkan campuran garam dan basil di setiap pintu masuk, pintu keluar, jendela, dan koridor rumah kamu.
  • Matikan semua lampu di rumah kecuali di zona aman.
  • Kembalilah ke ruangan tempat bermain. Taburkan campuran garam dan basil membentuk sebuah lingkaran besar yang cukup buat semua pemain duduk melingkar bersila di dalamnya. Taburkan juga ke sudut-sudut ruangan tempat bermain.
  • Letakkan sebatang lilin kecil di setiap sudut, dan taburkan campuran garam dan basil membentuk lingkaran kecil mengelilingi lilin.
  • Duduklah berdekat-dekatan di dalam lingkaran besar. Posisikan lingkaran tempat kalian duduk sedeket mungkin sama saklar lampu, idealnya kamu bisa menyalakan lampu tanpa perlu keluar dari lingkaran. Lingkaran ini adalah pelindung kalian, selama berada di dalamnya kalian akan aman selama permainan.
  • Setiap pemain harus memegang sebatang sage dan korek api. Pastikan semua pemain tau cara menyalakan korek api bukan lighter dan nggak takut api, ya!
  • Letakkan cermin genggam di depan setiap pemain dengan permukaan cermin menghadap ke bawah. Letakkan perekam suara di tengah-tengah lingkaran beserta dengan lilin besar. Taruh teko berisi teh chamomile di mana aja yang penting nggak ngeganggu jalan dan masih berada di dalam lingkaran. Taruh juga gelas kecil di depan setiap pemain.

Sudah siap merekam suara? Mari kita mulai, dan semoga kalian semua beruntung…


Sebelah kiri adalah daun sage yang masih segar, dan sebelah kanan adalah “smudging stick”, daun sage yang sudah dikeringkan dan diikat menjadi batangan tebal. Smudging stick ini adalah sarana umum yang digunakan untuk membersihkan rumah dari hawa jahat di dunia Barat sana.

How to play =
  • Mulailah ritual merekam suara ini dengan meminum teh chamomile. Seteguh saja cukup. Nyalakan semua lilin kecil, kemudian akhiri dengan menyalakan lilin besar di tengah-tengah lingkaran kalian.
  • Pemain yang paling dekat hubungannya dengan orang yang ada di foto harus memegang foto tersebut, kemudian katakan, “___(nama orang)___, kami menghormatimu dan memohon kehadiranmu di antara kami.” Kata-katanya nggak perlu sama persis, yang penting intinya kalian meminta beliau hadir dengan sopan.
  • Ambil cermin genggam dan angkat di depan kalian setinggi bahu. Kalau ada yang melihat wajah orang yang tidak kalian kenal di cermin, segera hentikan permainan. Kalau wajah orang tersebut kalian kenal, tapi terlihat marah, hentikan permainan. Jika semua lancar, kembalikan cermin ke posisi semula.
  • Mulailah bertanya. Untuk pertanyaan pertama, tanyakanlah sesuatu yang jawabannya hanya diketahui oleh orang yang ada di foto tersebut.
  • Pertanyaan kedua harus mengatakan ini, “Siapa itu yang ada di dalam kegelapan?” Jika lilin mati ketika kalian menanyakan ini, segera nyalakan lampu dan tinggalkan ruangan. Masuk ke zona aman dan jangan keluar lagi sampai matahari terbit.
  • Jika semuanya berjalan lancar, silakan bertanya apapun yang kalian mau. Peraturannya hanya tetaplah bersikap sopan. Meskipun sudah menjadi hantu, orang tersebut dulunya juga manusia, pernah kenal kalian, dekat dengan kalian, dan kalian harus memperlakukannya selayaknya teman kalian. Jangan menanyakan pertanyaan yang tidak sopan atau mengejeknya. Jangan biarkan lilin mati, dan kalian harus menyelesaikan permainan sebelum lilin habis. Jangan bermain lebih dari 1 jam.
  • Jika ingin menyelesaikan permainan, sekali lagi angkat foto setara bahumu dan katakan 3 kali, “___(nama orang)___, terimakasih sudah bermain bersama kami. Kini pergilah dalam damai.”
  • Angkat cermin genggam setinggi bahu dan pastikan tak ada wajah orang di permukaan cermin tersebut.
  • Taburkan campuran garam dan basil di permukaan cermin, kemudian letakkan menghadap ke bawah.
  • Matikan perekam suara, kemudian minum lagi teh chamomile kalian. Nyalakan batang sage yang kalian pegang, kemudian segera menuju zona aman. Biarkan pintu ruangan bermain terbuka lebar, tapi pastikan pintu ruangan zona aman tertutup rapat. Tetaplah di sana sampai matahari terbit.
  • Keesokan harinya, lakukan proses smudging ke seluruh rumah terutama di ruangan bermain. Jangan lupa juga taburkan campuran garam dan basil ke setiap sudut rumah, pintu masuk, pintu keluar, jendela, dan koridor.
  • Hancurkan semua cermin dan lilin yang kalian pakai bermain.
  • Sekarang kalian boleh mendengar hasil merekam suara yang kalian lakukan.

Chamomile tea juga cukup gampang dibeli di supermarket besar seperti Farmer’s Market atau Food Hall. Usahakan kamu menyeduh teh dengan bunga chamomile kering asli ya, bukan dengan teh instan rasa chamomile!

DO’S AND DONT’S

Apapun permainannya, selama itu bermain-main dengan mengundang makhluk halus, pasti ada bahaya tersendiri. Maka sebelum bermain, perhatikan pantangan berikut ini.

JANGAN BERMAIN DI MALAM-MALAM TERTENTU SEPERTI MALAM JUMAT KLIWON, MALAM HALLOWEEN, HUNGRY GHOST MONTH, FESTIVAL ZIARAH KUBUR, YULE, MIDSUMMER, ATAU MALAM-MALAM LAIN YANG MEMILIKI ARTI TERTENTU. Danger level bisa berubah menjadi lebih tinggi berkali-kali lipat.

JANGAN ADA CERMIN LAIN DI DALAM RUMAH SELAIN CERMIN GENGGAM YANG KALIAN BAWA. Pindahkan semua cermin lain ke tempat lain, atau kalau tidak bisa, tutupi semua cermin tersebut dengan kain hitam.

JANGAN MENINGGALKAN RUANGAN ATAUPUN LINGKARAN BASIL DAN GARAM SEBELUM PERMAINAN BERAKHIR.

JANGAN COBA-COBA ISENG MENDENGARKAN HASIL REKAMAN SEBELUM PERMAINAN BERAKHIR DAN KAMU SUDAH MEMBERIHKAN SEANTERO RUMAH DARI HAWA JAHAT.

JANGAN COBA MEMASUKI RUANGAN TEMPAT BERMAIN ATAU KELUAR DARI ZONA AMAN SEBELUM MATAHARI TERBIT.

JANGAN PAKAI FOTO ORANG YANG MENINGGAL KARENA KECELAKAAN, DIBUNUH, ATAU BUNUH DIRI. Walaupun kalian kenal dekat sama orang tersebut, tetap ingat kalian ini memanggil hantu, merekam suara hantu, bukan manusia beneran. Kalau berani mencoba? Ada yang ngasih kesaksian di blog saya yang asli, seperti yang saya screenshot-kan di bawah. Kalau kalian masih mau nekad silakan.

Pingin hati menjawab, “Kan udah gw tulis jangan pake foto temen lu yang meninggalnya kecelakaan dan jangan maen sendirian, combro… Yaudah undang deh pak Ustadz / pendeta / biksu / dukun kenalan lu. Capedeh.”

JANGAN PAKAI FOTO ORANG YANG TIDAK KALIAN KENAL. Foto orang yang kenal tapi meninggalnya nggak bener aja udah langsung sering bau busuk, apalagi yang nggak kenal.

JANGAN GUNAKAN LILIN SELAIN YANG BERWARNA PUTIH.

JANGAN BERMAIN TANPA FOTO. Kalian nggak akan tahu siapa yang datang. Salah-salah bukannya hantu gentayangan tapi malah siluman.

JANGAN BERMAIN DI KUBURAN, GEDUNG TERBENGKALAI, ATAU TEMPAT BERHANTU LAINNYA. Salah-salah nanti bakalan banyak yang nimbrung, dan bisa-bisa ngikut kalian pulang.


Sudah paham sampai di sini? Silakan mencoba…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *