Urbex – Mengunjungi Sebuah Mall Terbengkalai di Daerah Serpong

Urbex – apa sih itu? Urbex adalah singkatan dari Urban Exploration, yang kini merupakan kegiatan yang sangat digandrungi warga perkotaan. Kegiatan menjelajahi seantero kota, namun lebih diutamakan bangunan atau rumah tua, gedung atau mall terbengkalai, gang-gang kecil, bekas reruntuhan, dan area menarik dalam kota lainnya. (Baca artikel ini untuk penjelasan lebih dalam)

Di Indonesia sendiri, urbex ini dekat banget dengan gedung berhantu, tempat angker, dan sejenisnya, apalagi kebanyakan eksplorasi dilakukan malam-malam, dan objek eksplorasi-nya juga kebanyakan berupa tempat yang jarang dikunjungi manusia.

Kali ini team Saat Gelap mengunjungi sebuah gedung mall terbengkalai di kawasan Serpong. Mall yang beroperasi sejak tahun 2002 ini ditutup di tahun 2012 dikarenakan perusahaan pengelola mall terlibat dengan kasus pencucian uang. Salah satu petingginya, Robert Tantular, yang juga terlibat kasus Century dijadikan terdakwa. Kini, kondisinya sudah menyedihkan, walaupun masih terlihat megah, dan pastinya menarik banget buat para penggemar urbex!

Yuk tonton langsung klip pendek eksplorasi mall terbengkalai ini!

Di area depan, rerumputan dan pepohonan merajalela tidak terawat sampai-sampai lebih mirip hutan ketimbang halaman. Bagian dalam gedung pun sudah hancur, perabotan berserakan, manekin ditumpuk dibiarkan begitu saja. Tapi dengar-dengar, sebelum kasus corona, tempat ini menjadi lokasi favorit para pecinta air soft gun untuk bermain, lho! Pantesan saja banyak jendela yang pecah dan tembok terkelupas di bagian dalam.

Kami pergi ke mall terbengkalai ini di kala sore karena bertujuan mengambil foto dan video, namun warga sekitar banyak lho yang cerita katanya mereka lihat penampakan di area mall! Mulai dari hantu anak kecil, nenek-nenek, sampai yang klasik seperti kuntilanak dan genderuwo. Menariknya, ketika kami masuk ke area tengah mall, kami juga mendengar suara seperti benda kaleng dibentur-benturkan ke lantai lho dari lantas atas. Pertama kita pikirnya, “Wah, kayaknya ada orang juga di sini.” Eh tapi pas kita datengin, suaranya hilang dan tidak ada siapa-siapa. Kami kelilingi semua bagian mall, nihil, kosong. Tidak ada orang selain kami bertiga. Eh, berarti tadi suara siapa ya? >.<

Bagaimana dengan kalian? Apakah kalian berani main-main ke sini, atau bahkan berani uji nyali?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *