Charlotte Web – Bermain dengan Setan Anak Kecil Penasaran

Anak kecil itu biasanya sih lucu, ngegemesin, dan bikin pingin nguyel-nguyel. Kalau setan anak kecil? Hmmm, kalau tuyul sih nyeremin ya. Sedangkan kalah si Charlotte ini sebenernya sih masih lucu, asalkan kamu nggak bikin dia marah…..

Charlotte, setan anak kecil perempuan ini memang lucu dan imut. Namun, jika marah, konon katanya ia berubah sangat menyeramkan.

Danger Level = Bisa Harmless bisa Hell tergantung Charlotte dan hadiah yang kamu bawa

What you need =

  • Beberapa senter, minimal dua.
  • Seorang teman. Inget ya, cuman satu!
  • Meja rias dengan cermin ukuran minimal 50 X 50 cm. Kalau nggak punya, cari cermin besar seukuran tersebut yang bisa ditaruh di atas meja.
  • Mainan untuk hadiah, kira-kira yang disukai oleh anak perempuan usia 7 tahun.
  • Dua buah kursi untuk kamu dan temenmu duduk.

How to play =

  • Cari ruangan yang nggak ada jendelanya sama sekali, sekecil apapun, untuk ruangan bermain. Paling enak sih gudang. Persiapkan meja, kursi, cermin, dan perlengkapan lainnya di ruangan tersebut. Atur di tengah-tengah ruangan ya letaknya.
  • Taruh kursi di depan meja rias kira-kira berjarak 60 cm satu sama lain. Atur posisinya supaya kalian bisa saling melihat bayangan kalian sendiri dan apa yang terjadi di belakang kalian di pantulan cermin. Taruh juga mainan yang sudah disiapkan di depan cermin, di atas meja, posisinya di tengah-tengah kursi kalian berdua.
  • Matikan semua lampu di ruangan tersebut agar segelap mungkin.
  • Nyalakan senter, kemudian posisikan di mana aja terserah kamu yang penting bisa membuat kalian melihat apa yang terjadi di cermin dari cahaya senter tersebut.
  • Duduklah di kursi dengan tenang. INGAT, MULAI SEKARANG KALIAN NGGAK BOLEH TOLAH-TOLEH KE ARAH MANAPUN ATAUPUN SALING MELIRIK! Kalian hanya boleh melihat ke depan, ke cermin.
  • Katakan berbarengan, “We want to play Charlotte’s Web!” atau versi Indonesia-nya, “Kami ingin bermain Charlotte’s Web!”
  • Duduk dan bersantailah karena Charlotte tidak akan datang kalau dia merasakan kalian tegang atau ketakutan.
  • Kalau berhasil, Charlotte akan datang. Kalian bisa melihatnya muncul di belakang kalian dari pantulan cermin. INGAT SEKALI LAGI, KALIAN NGGAK BOLEH NOLEH-NOLEH YA! MAU KE KANAN, KIRI, BELAKANG, NGGAK BOLEH! Kalian cuma bisa melihat ke cermin. Titik!
Boneka adalah salah satu yang paling gampang diberikan untuk Charlotte. Tapi jangan nyiapin boneka yang serem-serem, ya! Walaupun sudah menjadi setan anak kecil, Charlotte tetep suka mainan yang imut-imut!

  • Kalau Charlotte tidak menyukai mainan yang sudah kalian siapkan, ia akan terlihat marah. Jika ini terjadi, segera akhiri permainan.
  • Untuk mengakhiri permainan, cukup ucapkan bersamaan, “Goodbye, Charlotte!” Kalau setelah mengucapkan ini Charlotte kemudian pergi dan bayangannya tak lagi terlihat di cermin, kalian aman. Tapi kalau dia masih di sana… berdoalah sekuat tenaga kalian.

DO’S AND DONT’S

INGAT! Charlotte memang termasuk “jinak” untuk ukuran setan anak kecil, dan dia bisa terlihat lucu dan menyenangkan, apalagi kalau dia menyukai mainan yang kalian berikan. Tapi jangan lupa, Charlotte tetaplah hantu yang bisa saja melakukan hal-hal yang membahayakan kalian!

SEGERA AKHIRI PERMAINAN JIKA CHARLOTTE MARAH! Kalian bisa dalam bahaya kalau nekat melanjutkan, apalagi sengaja bikin Charlotte marah!

JANGAN COBA-COBA MENGALIHKAN PANDANGAN DARI CERMIN KALAU KALIAN SUDAH DUDUK DI KURSI! Charlotte tidak suka dilihat secara langsung. Kalau kamu nekad melanggar pantangan ini, yang bisa berada dalam bahaya nggak cuma kamu seorang, tapi juga temenmu.

JANGAN MENGGUNAKAN LILIN UNTUK MENGGANTIKAN SENTER DAN JANGAN ADA API APAPUN DI RUANGAN TEMPAT BERMAIN! Charlotte sangat membenci api!

PERTAHANKAN KECERIAAN DAN KESANTAIAN KALIAN SELAMA BERMAIN. Charlotte tetaplah bocah, dan dia akan merespons keceriaan kalian. Kalau kalian tegang atau takut, Charlotte bisa saja berubah menjadi agresif.

JANGAN COBA-COBA BERMAIN PERMAINAN INI KALAU KAMU ATAU TEMAN YANG KAMU AJAK ADALAH PEDOFILIA. SUMPAH, JANGAN CARI MASALAH!


Konon katanya, Charlotte adalah keturunan penyihir!

Kisah Charlotte dimulai di abad ke-15, di masa-masa penyihir sedang gencar-gencarnya diburu. Ibu Charlotte dituduh sebagai seorang penyihir, yang berakhir dengan dibakarnya mereka hidup-hidup. Ini penyebab mengapa Charlotte sangat membenci api! Jiwa Charlotte yang masih kecil itu penasaran, sehingga ia akan muncul di hadapan siapa pun yang mengajaknya bermain, untuk meraih kembali sedikit keceriaan masa kecilnya yang tak sempat ia lalui.

Duh… kasihan, ya. Kalau begini kan jadinya malah pingin ngajak main :'(

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *