Charlie the Green Man – Urban Legend Mengerikan dari Pennsylvania

Apa sih urban legend itu? Urban legend secara definisi luas berarti cerita / kisah yang seringkali dipercaya masyarakat luas sebagai sungguhan pernah terjadi, atau katanya beneran terjadi, dan banyak kisah urban legend ini diawali dengan “ini kejadian beneran sama temennya nyokapnya temen gw…” atau yang sejenis, tapi nggak pernah benar-benar terbukti beneran kejadian atau enggak. Ada urban legend yang nggak ada serem-seremnya, seperti kepercayaan kalau makan biji semangka nanti semangkanya bakalan tumbuh di dalam perut. Ada juga urban legend mengerikan yang berkutat seputar dunia horor, kejahatan, dan perhantuan.

Ada juga urban legend yang… terbukti bener-bener memang ada.


CHARLIE, THE GREEN MAN, URBAN LEGEND MENGERIKAN DARI PENNSYLVANIA

Kisah ini sangat populer di seantero Amerika, dan kamu tak akan menemukan kesulitan mencari kisah The Green Man ini di Mbah Google. Urban Legend tentang The Green Man (si manusia hijau) ini berasal dari Pennsylvania, tentang seorang pria dengan wajah hancur dan warna kulit kehijauan yang tinggal di sebuah gubuk terbengkalai, berkeliaran di tengah malam, menyusuri jalan-jalan setapak sunyi dan akan mengejar orang-orang sial yang kebetulan lewat.

Asal usul tentang Charlie, si manusia hijau ini dalam legendanya cukup simpang siur. Ada yang mengatakan ia terlibat sebuah kecelakaan di pabrik yang membuat kulit dan wajahnya bermutasi menjadi menyeramkan. Ada juga yang bilang katanya si Charlie disamber petir sewaktu kecil, yang membuat wajahnya hangus dan rusak tak dikenali, dan kulitnya menjadi sedikit bercahaya kehijauan di malam hari.

Yang tak banyak orang tahu adalah… Charlie the Green Man benar-benar ada, dan kisahnya tidak semengerikan apa yang diceritakan.

Penampakan asli Tuan Raymond Robinson, sosok yang melegenda dalam urban legend mengerikan dengan moniker Charlie the Green Man atau Charlie No-Face.

Raymond Robinson dilahirkan di tahun 1910 di Pennsylvania, dan menjalani hidup sebagaimana anak kecil lain di dunia. Namun, di usia 9 tahun, Raymond kecil melihat sebuah sarang burung berada di puncak tiang listrik di dekat rumahnya, dan mencoba memanjat tiang tersebut untuk memindahkan sarang burung ke tempat yang lebih aman. Malang, ia malah tersetrum tegangan listrik 11,000 volt lebih dan jatuh ke tanah – mengakibatkan luka bakar parah di sekujur tubuh dan menyisakan hanya lubang kosong serta gumpalan daging di area di mana mata dan hidung seharusnya berada.

Walaupun lukanya parah, Robinson kecil selamat, masih bisa bicara dan mendengar dengan baik, dan menikmati kesehatan yang cukup bagus. Namun karena malu dengan penampilannya, Robinson menghabiskan 65 tahun berikutnya dengan mengurung diri di rumah keluarga, dirawat oleh beberapa anggota keluarganya yang baik hati (bukan di gubuk terbengkalai di tengah hutan ya), dan sehari-hari ia membuat pernak-pernik seperti sabuk, keset, dan dompet untuk dijual. Robinson juga akan berjalan-jalan serta berolahraga di malam hari agar tidak menakuti orang dengan penampilannya kalau ia keluar siang-siang.

Dari sesi jalan-jalan malam inilah legenda tentang Charlie, the Green Man muncul, walaupun Robinson tidak pernah mengejar orang yang ia temui. Robinson sendiri semasa hidupnya sangat disukai oleh tetangga-tetangganya, yang sering membawakan rokok dan bir serta menemani si legenda hidup ini berbincang-bincang, walaupun tak sedikit juga yang antara takut banget sama dia, atau justru malah tidak sungkan menghinanya sebagai si buruk rupa.

Raymond Robinson meninggal dengan tenang di tahun 1985, namun legendanya sebagai Charlie the Green Man terus hidup dan menghantui Pennsylvania hingga saat ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *