Playing Tag – Kejar-kejaran dengan Roh Penghuni

Siapa sih yang nggak tau permainan kejar-kejaran atau dulu nggak pernah main ini sama temen-temen pas zaman SD, apalagi buat kita-kita yang masa kecilnya sebelom zaman smartphone merajalela? Nggak cuman manusia yang doyan permainan yang satu ini, para hantu pun suka.

Ada satu jenis permainan kejar-kejaran yang dulu sering saya mainkan (dasar emang gw dari kecil udah demen setan-setanan) bersama sesama anak tetangga yang nekad. Permainan ini sebenarnya pada dasarnya sama kayak kejar-kejaran biasa, namun ada beberapa syarat yang membuatnya berbeda, antara lain harus dimainkan malam-malam dan di saat bulan purnama.

Ketika udah gede, saya pun mencoba mencari-cari tentang permainan ini, dan walaupun informasi yang didapat nggak lengkap, saya coba menuliskan ritual Playing Tag yang satu ini, yang merupakan gabungan berbagai informasi yang bisa saya temukan dengan pengalaman saya sendiri ketika bermain.

Enjoy.


Kejar-kejaran di tanah lapang, kegiatan sore favorit anak-anak kecil zaman dulu, di masa belum ada internet dan smartphone yang kini merajalela.


Danger Level = High

What you need =

  • Beberapa teman yang mau bermain bersama.
  • Alat yang bisa memberikan cahaya sejumlah pemain. Bisa obor, lilin, lighter, senter, terserah, tapi saya sarankan pake senter aja. Kalau permainan yang dulu saya mainkan, kita nggak pake alat pencahayaan apapun, namun salah satu syaratnya harus dimainkan di bulan purnama. Masuk akal, karena di bulan purnama cahaya bulan bersinar terang dan syarat tempat permainan juga tanah lapang, sehingga tanpa pencahayaan pun kita nggak perlu takut nabrak-nabrak.
  • Jangan tangan atau handphone yang ada timer-nya, sejumlah pemain.
  • Peluit / sempritan sejumlah pemain.

WARNING! Permainan ini sebenernya bisa kamu lakukan sendirian kalau mau, tapi sangat nggak disarankan karena danger level bisa langsung naik drastis jadi super berbahaya. Semakin banyak pemain semakin bagus, karena apapun yang ada di luar sana dan ikutan bermain denganmu jadi punya banyak ‘target’, beda kalo kamu sendirian, mereka semua akan memfokuskan perhatian mereka kepadamu.


How to play =

  • Pertama, kalian harus mencari satu tempat untuk bermain. Idealnya, tempat ini adalah tempat terbuka, dan ada beberapa landmark di dalam areanya dengan garis batas yang jelas, karena kamu akan membutuhkan satu area khusus untuk dijadikan “rumah”mu. Kalau nggak ada, kamu bisa memagari sendiri area untuk “rumah” ini, namun bisa saja ini membuat permainan menjadi lebih berbahaya karena deskripsi “rumah” bisa jadi rancu. Kalau bisa, tempat bermain juga jangan hanya tanah lapang seperti lapangan sepak bola, karena tempat seperti ini akan susah kamu mencari spot ngumpet. Hutan kecil, area tanah lapang dengan pepohonan, bahkan kuburan, semuanya bisa menjadi tempat bermain. Namun ingat, resiko permainan ini nggak hanya dari sesuatu tak kasat mata, tapi juga yang keliatan jelas. Hutan, kuburan, dan gedung terbengkalai menyimpan bahaya nggak cuma dari hewan liar, kegelapan, dan bahaya jatoh kebentur, tapi juga begal dan rampok. Taman kecil di area perumahan mungkin bisa jadi pilihan terbaik.
  • Kedua, siapkan alat pencahayaan kalian. Kalian bisa aja bermain tanpa alat pencahayaan sama sekali seperti saya ketika kecil dulu, namun jika memang maunya begitu, usahakan permainan dilakukan di saat bulan purnama. Ingat, lari-larian dalam gelap itu aja udah berbahaya, tanpa perlu ditambah dengan gangguan supranatural.
  • Kalau kalian sudah menemukan tempat bermain yang tepat, berkumpullah di tempat tersebut di kala senja, sebelum hari benar-benar gelap. Berkumpul di tengah area permainan, dan pastikan semua pemain sudah membawa peluit, handphone / jam tangan dengan timer, dan alat pencahayaan pilihan masing-masing.

Taman dengan beberapa bagian seperti tanah lapang, area permainan, dan are pepohonan bisa jadi tempat ideal untuk bermain kejar-kejaran bersama hantu ini.

  • Ketika sudah gelap, berdirilah melingkar dan saling berpegangan tangan. Seseorang di antara kalian harus mengatakan, “Kami mengundang kalian untuk bermain bersama kami. ‘Rumah’ adalah (__tempat yang kalian jadikan base__). Begitu kami sampai di ‘rumah’, kami akan meniup peluit ini dan kami aman. Ketika kami semua sudah sampai di ‘rumah’, permainan selesai. Hitunglah sampai (__angka berapa aja__). Permainan dimulai ketika aku meniup peluit ini.” PASTIKAN KALIAN MENYEBUTKAN BATASAN ‘RUMAH’ KALIAN SEJELAS MUNGKIN agar para makhluk halus tidak bisa mengeksploitasi permainan kata untuk menangkap kalian walaupun sudah tiba di ‘rumah’. PASTIKAN JUGA KALIAN MENYEBUTKAN ANGKA YANG CUKUP PANJANG SUPAYA KALIAN PUNYA WAKTU UNTUK BERLARI DAN BERSEMBUNYI.
  • Atur timer kalian sejumlah angka yang tadi disebutkan.
  • Menyebarlah ke berbagai area dan bersembunyi di mana pun kalian mau. SEMUA PEMAIN HARUS BERSEMBUNYI SENDIRI-SENDIRI, TIDAK BOLEH ADA YANG BERBARENGAN! Kalau ada yang larinya pelan atau badannya lebih lemah, atur supaya pemain ini bisa mulai di tempat yang dekat dengan ‘rumah’.
  • Pemain yang tadi membacakan ‘mantra’ harus meniup peluit pertanda permainan dimulai, dan bersamaan dengan tiupan peluit, nyalakan timer kalian.
  • Kalian punya waktu sampai timer berakhir untuk mencapat ‘rumah’. Namun kini ini bukan perkara yang mudah, karena makhluk-makhluk halus tersebut akan memburu kalian.

Mereka akan melakukan segala cara untuk menangkapmu…

DO’S AND DONT’S

SELALU BERSEMBUNYI SETIAP KALI ADA ORANG YANG MENDEKAT! Dua pemain tidak boleh berlari bersamaan, dan semua orang harus bisa mencapai ‘rumah’ sendiri-sendiri! Jangan mengobrol atau berdekatan dengan pemain lain sebelum mencapai ‘rumah’. Para makhluk halus yang kalian undang akan bermain kejar-kejaran bersama kalian, dan kalau ada yang tertangkap, sangat mungkin pemain tersebut bakalan kesurupan dan mencoba menangkap kalian.

SEGERA TIUP PELUIT MASING-MASING BEGITU KAKI KALIAN MENJEJAK ‘RUMAH’! Kalian masih akan dianggap ‘target’ sampai kalian mencapai ‘rumah’ DAN meniup peluit. Tiupan peluit ini berarti kalian sudah aman dan tidak bisa dikejar lagi, dan ‘mereka’ akan fokus mengejar para pemain yang masih berada di luar ‘rumah’.

Begitu semua pemain sudah mencapai ‘rumah’ dan semua peluit sudah ditiup, segera katakan, “Permainan sudah usai! Terimakasih telah bermain bersama kami!”

Tidak ada yang bisa menebak apa yang akan diminta oleh lawan kalian kalau ada yang tertangkap untuk mengembalikan teman kalian tersebut. Sayangnya, apapun yang mereka minta harus kalian penuhi kalau ingin permainan berakhir. Jika ada pemain yang tidak berhasil mencapai ‘rumah’, permainan tidak akan pernah selesai sampai pemain yang hilang itu ditemukan, lengkap semua di base, semua peluit sudah tertiup, kemudian permainan kejar-kejaran diakhiri dengan perkataan seperti paragraf di atas, tak peduli sudah berganti hari ataupun bulan. Melewati langkah ini akan menyebabkan kalian dihantui sampai permainan diakhiri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *