Sympathy from the Devil – Persembahan untuk Arwah Penasaran di Hari Bersalju

Walaupun namanya Sympathy from the Devil, ritual ini sebenernya sama sekali bukan ritual memanggil setan. Ritual ini hanya memberikan persembahan kepada arwah penasaran yang kebetulan lewat, yang mungkin saja bisa membantu memberimu sesuatu yang kamu butuhkan. Mirip seperti tradisi orang China memberikan makanan dan minuman kepada arwah penasaran dan penunggu lokal, namun ritual ini berasal dari Eropa, dan salah satu syaratnya adalah harus dilakukan di musim salju.


Ya, ritual ini tak bisa dilakukan di semua tempat. Kamu harus tinggal di negara yang memiliki musim salju. Kamu juga harus tinggal di rumah yang memiliki perapian, dan dekat dengan hutan di mana kamu bisa dengan gampang mencari kayu bakar. Intinya, kalo kamu masih tinggal di Indonesia, kamu tak akan bisa melakukan ritual ini.

Danger Level = Low (dari setan) High (dari cuaca)

What you need =

  • Kayu bakar yang kamu tebang sendiri menggunakan kapak dari hutan di dekat rumahmu. Kamu harus menebangnya dengan kapak, nggak boleh pake gergaji.
  • Kapak untuk menebang kayu.
  • Batang kayu besar yang biasa dipakai untuk alas memotong-motong kayu batangan menjadi potongan kayu bakar yang kecil-kecil. Biasa disebut dengan istilah “Judas Log”.
  • Roti yang sudah kering.
  • Apel.
  • Pisau yang sangat tajam.

How to play =

  • Ritual ini hanya bisa dilakukan di hari di mana salju turun pertama kali di tahun tersebut. Jika hari itu tiba, tunggulah sampai gelap.
  • Bersiaplah untuk memotong kayu. Kamu harus menebang beberapa pohon (secukupnya aja) dan mengumpulkan kayunya untuk dijadikan kayu bakar. Kalau sudah, cari satu gelondong kayu yang cukup besar dan bisa dijadikan alas memotong kayu.
  • Bawa semua kayu ini ke tempat terbuka dengan angin kencang. Dengarkan dengan seksama. Kalau kamu mendengar suara seperti langkah kaki, kamu bisa mulai. Potong-potong kayu-kayu yang kamu kumpulkan jadi seukuran kayu bakar yang muat masuk ke perapianmu.
  • Pilih sebatang kayu yang bagus dan bersih.

Ketika memotong kayu menjadi ukuran kecil, orang biasanya menggunakan tree stump (batang kayu gelondong) untuk alas potongannya. Alas ini disebut Judas Log, dan kamu memerlukan kayu ini sebagai alas altarmu.

  • Dengan sisa-sisa potongan dan kulit kayu lainnya, bangunlah struktur berbentuk rumah kecil di atas Judas Log, ikat dengan tali kalau diperlukan. Taruh kayu bakar pilihanmu di dalamnya, kemudian letakkan apel dan roti di kanan kiri kayu bakarmu. Ini adalah altar persembahanmu untuk semua arwah penasaran yang kebetulan lewat dan membutuhkan tempat berteduh, merepresentasikan rumah, kehangatan, dan makanan.
  • Sambil meletakkan persembahan di dalam, jangan lupa juga bisikkan berulang-ulang sesuatu yang benar-benar kamu butuhkan. KAMU HANYA BOLEH MEMINTA SESUATU YANG MEMANG BENAR-BENAR KAMU BUTUH, BUKAN SESUATU YANG KAMU INGINKAN! Persembahanmu sendiri merupakan kebutuhan pokok (sandang, pangan, papan) dan kalau kamu meminta yang aneh-aneh, ini akan memberikan akses kepada arwah penasaran terebut untuk menuntut balik darimu sesuatu yang kamu tak bisa tolak.
  • Kalau sudah selesai, bawa sisa kayu bakar dan peralatanmu pulang, dan JANGAN KEMBALI KE TEMPAT TERSEBUT SAMPAI KEESOKAN HARINYA. Kamu juga harus memastikan kamu selesai membangun altar persembahan ini sebelum jam 12 malam, karena jam 12 malam hingga jam 3 pagi adalah jam-jam di mana para arwah penasaran akan berkunjung, dan kalau kamu masih di sana, kamu akan dipaksa menemani mereka. Arwah penasaran-nya sendiri nggak bahaya, namun ingat syarat ritual yaitu musim salju dan tempat terbuka dengan angin kencang? Kamu bisa mati karena hipotermia kalau terjebak di sana.
  • Kembalilah ke tempat tersebut ketika matahari sudah terbit. Jika struktur persembahanmu masih berdiri utuh, maka permintaanmu diterima. Ambil kayu bakar yang kamu taruh di dalam rumah persembahanmu dan bakar di perapian rumahmu sendiri. Permintaanmu akan segera terkabul.
  • Jika struktur yang kamu buat hancur diterpa angin, segera potong-potong semua struktur tersebut kecil-kecil, kemudian kuburkan di tempat tersebut. Jangan lupa taburkan garam di atasnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *