Ritual Unik Menyambut Tahun Baru Jepang

Ritual tahun baru Jepang biasanya berhubungan dengan festival dan kemeriahan. Makan zōni hangat sambil menyambut matahari terbit, kue mochi, bermain layangan dan hanetsuki, menghias pintu dengan hiasan kadomatsu, atau mengunjungi kuil di hari Tahun Baru untuk meminta perlindungan dan keberuntungan.

Namun, ritual tahun baru Jepang yang satu ini sangat unik, terkesan kelam, dan jauh dari kemeriahan festival. Kamu harus berpuasa, pergi ke hutan sendirian, dan melakukan ritual darah. Bayaran yang kamu dapat adalah satu pertanyaan. Apapun itu, sosok yang kamu cari (jika ia berkenan menemuimu) akan menjawabnya.


Permainan hanetsuki atau semacam badminton tradisional ini populer sebagai salah satu permainan wajib (terutama untuk perempuan) pada tahun baru Jepang.

Danger level = High (bukan dari ritual ini, tapi dari jalan-jalan ke hutan tengah malam sendirian)

What you need =

  • Sebuah keranjang anyaman rotan atau bambu, seperti yang biasa dipakai untuk keranjang parcel tahun baru atau buah-buahan. Pilih yang agak besar karena kamu akan memuat banyak buah-buahan di dalamnya.
  • Sebuah nanas, 3 pisang, 2 apel, dan 30 butir anggur. Tidak kurang dan tidak lebih!
  • Stopwatch atau handphone-mu untuk mengukur waktu, dan harus akurat sampai ke detik-detiknya.
  • Sesuatu yang tajam untuk melukai jarimu.
  • Sebuah hutan yang dekat rumahmu, idealnya di tengah hutan tersebut ada tempat terbuka yang sepi, cukup aman, dan bisa kamu gunakan untuk bikin api unggun.
  • Alat-alat atau bahan-bahan untuk membuat api unggun.

Keranjang rotan seperti ini bisa menjadi pilihan yang bagus. Cari keranjang yang pegangannya kuat karena kamu akan menenteng keranjang ini menembus hutan.

How to play =

  • Seperti namanya, kamu hanya bisa melakukan ritual tahun baru Jepang ini di malam tahun baru, tanggal 31 Desember. Tidak perlu di Jepang, di mana saja kamu tinggal tidak masalah, asal tanggalnya benar dan syarat-syarat lainnya terpenuhi.
  • Mulailah tepat ketika jarum jam menunjukkan angka 00.00 di tanggal 31 Desember (pergantian hari dari tanggal 30 ke 31, ya!)
  • Tutup dan kunci pintu kamarmu, tutup semua jendela agar tak ada setitik cahaya pun yang masuk. Diamlah di kamar, jangan melakukan apapun. Jangan makan, jangan minum, jangan pergi keluar, jangan tidur, dan jangan main hape. Kamu hanya boleh duduk diam, selama 24 jam. Kalau kamu mau ke kamar mandi, kalau kamar mandinya ada di dalam kamarmu, silakan. Kalau ada di luar, lebih baik kamu siapkan pispot dan air untuk membasuh ke dalam kamar.
  • 2 jam sebelum pergantian tahun, siapkan keranjang anyaman dan tatalah semua buah-buahan yang sudah kamu siapkan ke dalam keranjang tersebut.
  • Dengan benda tajam, lukai jarimu sampai darah menetes. Oleskan sedikit darah ke SETIAP buah. Ya, termasuk setiap butiran anggur, total 36 buah.
  • Ketika jam 12 malam dan pergantian tahun datang, segeralah bawa keranjang buahmu dan bahan-bahan untuk membuat api unggun keluar. Pergilah ke hutan terdekat. Kamu harus berjalan kaki menuju hutan ini! Idealnya jarak hutan dan rumahmu enggak terlalu jauh, kalau bisa tidak lebih dari 1 jam jalan kaki.
  • Masuk ke dalam hutan sampai kamu tiba di area terbuka. Siapkan api unggun, kemudian duduklah di sebelahnya. Taruh keranjang berisi buah-buahan di hadapanmu. Jangan bergerak kecuali kamu memastikan api unggunmu tidak padam. JANGAN SAMPAI API UNGGUNMU PADAM ATAU RITUAL AKAN GAGAL!

Usahakan kamu membuat api unggun yang cukup besar. Tak hanya membantu menghangatkan badanmu dan tidak gampang mati, api unggun yang besar juga bisa membantu mengusir hewan-hewan buas yang kemungkinan ada di sekitarmu. Ingat, bahaya tidak hanya datang dari setan dan hantu, tetapi juga dari hewan penghuni hutan.

  • Jika ritual berhasil, kamu akan melihat sesosok tinggi dan kurus, dengan mata besar hitam dan gigi tajam, tanpa mengenakan pakaian apapun dan wajah kosong tanpa ekspresi, menghampirimu dari dalam hutan. JIKA SAMPAI MATAHARI TERBIT TAK ADA SIAPA-SIAPA YANG DATANG, RITUAL GAGAL. Segera pergi dari situ, jangan pernah kembali ke hutan itu lagi, dan jangan pernah mencoba ritual ini lagi.
  • Sosok tersebut akan mencoba membuat kontak mata denganmu. TATAP MATANYA DAN JANGAN SAMPAI TERPUTUS! Jangan takut, jangan menjerit, jangan bicara apalagi lari kabur. Diam saja dan terus tatap matanya.
  • Sosok tersebut akan mulai memakan buah-buahan yang kamu siapkan di dalam keranjang. SELAMA PROSES INI, JANGAN SAMPAI KONTAK MATA DI ANTARA KALIAN TERPUTUS! Terus pandangi sosok itu. Kamu harus menunggu sampai sosok tersebut selesai makan.
  • Sosok tersebut akan bertanya padamu, “What would you like to know?”
  • Kamu bisa menanyakan SATU pertanyaan, dan hanya satu saja, tidak lebih. Tanyakan sesuatu yang benar-benar kamu ingin tahu, dan sosok ini akan menjawabnya dengan jujur.
  • Setelah menjawab, sosok ini akan pergi dan masuk kembali ke dalam hutan. TERUS AWASI SOSOKNYA SAMPAI DIA BENAR-BENAR SUDAH MENGHILANG DI TENGAH HUTAN! Setelah ini, kamu bisa rileks sedikit. Dengan api unggun tetap menyala, cobalah tertidur di sana. Kamu bisa menyiapkan selimut, alas tidur, atau kantong tidur terlebih dahulu kalau kamu takut kedinginan.
  • Kamu akan terbangun di kasurmu sendiri.

Selamat! Kamu sudah berhasil bertemu dengan Sang Bijaksana, sosok yang hanya bisa ditemui sekali setahun melalui ritual tahun baru Jepang yang sangat jarang diketahui orang ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *