Six Hours Game – Menerima Challenge dari Makluk Gaib

Permainan yang satu ini mirip seperti permainan Midnight Man yang dulu pernah dimuat di sini, di mana kamu akan memanggil sesosok gaib yang berbahaya dan kamu harus menerima challenge dari makhluk ini untuk tetap selamat sampai batas waktu yang ditentukan. Tak perlu dibilangin lagi untuk tahu game ini sangat berbahaya, dan hanya kalian yang urat takutnya udah putus, dengan kemampuan fisik prima dan nekad yang punya kesempatan KECIL memenangkan challenge ini.

Permainan ini pertama kali populer di internet di tahun 2012-2013, di mana banyak pemberani nekad yang mencoba memainkan. Banyak pemain yang sudah mencoba, selalu mewanti-wanti agar yang nekad mau bermain menuruti semua peraturan challenge dari A sampai Z. Tak sedikit pula cerita dari kawan-kawan para pemain yang memperingatkan pembaca lainnya agar tidak main-main dengan ritual ini, karena kawan mereka yang sudah mencoba… mati bunuh diri hanya beberapa hari setelah ritual berakhir.

Challenge ini bisa dimainkan sendirian ataupun beramai-ramai, tidak masalah. Siapa saja yang ingin mencoba harus mempersiapkan diri untuk tetap dalam kondisi prima selama 6 jam mulai dari tengah malam sampai jam 6 pagi di mana permainan akan berakhir. Di tiap jam, akan ada challenge baru yang diberikan dan harus diselesaikan dalam jam tersebut. Kegagalan menyelesaikan challenge yang diberikan akan berakibat kekalahan pemain, dan kengerian yang entah seperti apa bentuknya akan segera menjemput.

Jika ingin mencoba, mohon diingat, risiko permainan ini tidak main-main, dan silakan ditanggung sendiri.


Dalam waktu 6 jam, kamu harus berhasil memenuhi total 6 challenge, dan jika kamu gagal, hal buruk akan menanti…

Danger Level = Hell

What you need =

  • Lilin sebanyak 6 batang untuk setiap pemain dan lighter (satu saja).
  • Setetes darah dari setiap pemain.
  • Segumpal benang wol warna merah, siapkan agak banyak.
  • Jam tangan digital atau handphone untuk setiap pemain. Terserah mau yang mana saja yang penting bisa menunjukkan waktu dengan tepat. Sebelum memulai permainan, pastikan semua jam tangan atau handphone menunjukkan waktu yang sama sampai menit-menitnya.
  • Tempat persembunyian yang banyak.
  • Rumah yang cukup besar dan luas dengan banyak kamar dan koridor, semakin banyak pemain, semakin luas rumah yang dibutuhkan.
  • Jimat atau amulet untuk melindungi diri masing-masing. Tidak diperlukan banget, tapi sangat disarankan punya. Bisa berupa benda-benda relijius seperti tasbih / salib / air suci, atau benda kesayangan yang memiliki arti sangat besar untuk pemain tersebut.
  • Benda tajam apa saja, seperti pisau lipat, gunting, atau cutter.

Preparations =

  • Mulailah persiapan kapan saja sebelum tengah malam menjelang. Siapkan rumah yang akan dipakai untuk arena challenge. Bersihkan lantai dari barang-barang berceceran agar kalian bisa leluasa bergerak. Ungsikan semua penghuni rumah (termasuk hewan peliharaan) yang bukan peserta permainan dan ingatkan untuk tidak kembali sampai jam 6 pagi keesokan harinya. Pastikan juga tidak akan ada yang tiba-tiba berkunjung dari jam 12 malam sampai jam 6 pagi.
  • Kumpulkan setetes darah dari setiap pemain, dan teteskan ke benda tajam yang sudah dipersiapkan.
  • Ambil benang merah, kemudian lilitkan ke benda tajam tersebut, asal-asalan juga nggak masalah tapi harus dari ujung ke ujung. Ikat kedua ujungnya. Minta semua pemain melakukan hal yang sama.
  • Taruh benda tajam ini di persis di luar pintu rumah.
  • Tentukan seorang peserta sebagai “Pemantra”. Orang ini yang akan membacakan mantra untuk mengundang lawan kalian, serta memberi aba-aba dimulai dan berakhirnya permainan nanti.
  • Siapkan lilin pertama masing-masing. “Pemantra” harus mengucapkan keras-keras tiga kali, “To he who hears this call, we wish to play your game. Kemudian, “Pemantra” harus menyalakan semua lilin pertama milik setiap pemain.
  • Permainan dimulai.

Tak hanya harus berlari-lari dalam kegelapan, kamu juga harus selalu memperhatikan waktu. Jangan sampai kamu terlambat berpindah jam karena akan menyebabkan lawanmu marah…

NOW THE CHALLENGE BEGINS.

JAM PERTAMA

Jika ritual berhasil, kalian akan melihat semua lilin yang tadinya kalian sudah siapkan tapi belum digunakan kini menghilang. Lawan kalian sudah datang dan menyembunyikan semua lilin di seantero rumah. Di jam pertama ini, tugas kalian adalah menemukan semua lilin yang hilang – TANPA TERKECUALI. Namun tak semudah yang terlihat, karena lawan kalian akan mengejar kalian dan mencoba menggagalkan usaha kalian.

Jika kalian mencoba melongok ke depan pintu, kalian juga akan melihat benda tajam berlilit benang merah yang tadi sudah tidak ada. Ya, benda tajam ini kini dipegang oleh lawan kalian. Jangan khawatir, dia tidak akan menggunakannya untuk melukai para pemain – untuk sekarang. Jangan sampai kalian tertangkap olehnya.

Walaupun semua lilin sudah ketemu, sampai jam pertama ini berakhir kalian masih tetap harus menghindari lawan kalian. Jika ada yang tertangkap, jangan menarik nafas lega dulu karena bukan kalian yang kena! Permainan akan terus berlanjut, dan tidak akan berhenti di tengah-tengah. Kalian bisa kabur-kaburan atau memilih bersembunyi, terserah.

Setelah jam pertama selesai, semua pemain harus segera mematikan lilin pertama mereka, kemudian mengambil lilin kedua. “Pemantra” harus menyalakan semua lilin kedua milik seluruh peserta. Jam kedua dimulai.


JAM KEDUA

Tema challenge di jam ini adalah “menantang nasib”. Setiap pemain – tanpa terkecuali – harus memberitahukan sebuah rahasia yang kelam atau memalukan masing-masing, dengan suara keras, dan harus dilakukan ketika pemain tersebut bisa melihat lawan TANPA TERTANGKAP OLEH LAWAN. Lawan kalian masih akan berusaha menangkap kalian di jam ini, sehingga kalian harus bergerak secepat mungkin, bahkan mungkin harus sambil berlarian menghindar ketika mengucapkan rahasia kalian dan segera kabur ke tempat persembunyian begitu rahasia selesai diucapkan.

Seperti jam pertama, jika semua peserta sudah berhasil mengucapkan rahasianya, permainan masih terus berlanjut dan lawan kalian masih akan berusaha menangkap kalian.

Setelah jam kedua selesai, semua pemain harus segera mematikan lilin kedua mereka, kemudian mengambil lilin ketiga. “Pemantra” harus menyalakan semua lilin ketiga milik seluruh peserta. Jam ketiga dimulai.


JAM KETIGA

Pada permulaan jam ketiga, semua alat elektronik yang ada di rumah tersebut akan menyala dan mengeluarkan suara berisik. Challenge untuk kalian di jam ketiga ini adalah menjaga rumah agar tetap sunyi. Kalian harus mematikan semua alat elektronik tersebut sebelum jam ketiga berakhir, dan seperti biasa lawan kalian akan mencari-cari kalian. Kali ini bahkan bisa lebih gampang, karena begitu ada alat elektronik yang mati, dia akan tahu kalian ada di sana.

Untuk memperbesar kemungkinan menang, lebih baik berpencar dan mematikan alat-alat elektronik tersebut secepat mungkin. Setelah itu kalian bisa bersembunyi seperti biasa.

Setelah jam ketiga selesai, semua pemain harus segera mematikan lilin ketiga mereka, kemudian mengambil lilin keempat. “Pemantra” harus menyalakan semua lilin keempat milik seluruh peserta. Jam keempat dimulai.


JAM KEEMPAT

Jam keempat ini paling simpel: kalian hanya perlu berlari sejauh mungkin dari lawan kalian. Namun jangan kira ini mudah karena kalian harus terus-terusan berlari sepanjang jam tersebut. Lawan kalian akan bergerak dengan cepat di jam ini, sehingga bersembunyi di suatu tempat merupakan pilihan buruk karena bakalan susah kabur kalo ketemu.

Setelah jam keempat selesai, semua pemain harus segera mematikan lilin keempat mereka, kemudian mengambil lilin kelima. “Pemantra” harus menyalakan semua lilin kelima milik seluruh peserta. Jam kelima dimulai.


JAM KELIMA

Jam kelima adalah petak umpet mematikan. Jika di jam sebelumnya kalian harus terus bergerak, di jam ini kalian justru harus bersembunyi. Semakin banyak tempat bersembunyi semakin bagus, karena jika lawan kalian menemukan kalian, kalian belum dihitung tertangkap. Kalian bisa segera kabur ke tempat bersembunyi berikutnya dan berharap kali ini nggak akan ketemu.

Lawan kalian akan menjadi sangat agresif di jam ini dan dia tak akan segan untuk menghancurkan benda-benda di rumah yang sekiranya bisa menjadi tempat bersembunyi.

Setelah jam kelima selesai, semua pemain harus segera mematikan lilin kelima mereka, kemudian mengambil lilin terakhir. “Pemantra” harus menyalakan semua lilin terakhir milik seluruh peserta. Jam terakhir dimulai.


JAM KEENAM

Challenge jam keenam ini adalah yang paling berat, karena… kegagalan berarti lawan kalian tidak akan pergi dari rumah tersebut. Selama permainan, lawan kalian akan mengenakan benda tajam berbalut benang wol yang tadi kalian tinggalkan di depan pintu rumah. Kini, tugas kalian adalah merebut kembali benda tajam tersebut. Benda tajam dan benang wol ini adalah benda yang menghubungkan lawan kalian dengan dunia manusia, sehingga kegagalan mengambilnya berarti kalian kehilangan kesempatan memutuskan koneksi di antara kedua dunia tersebut.

Entah bagaimana caranya, karena lawan kalian juga tetap akan mencoba menangkap kalian di jam ini. Kalian harus benar-benar lincah untuk bisa mengambil benda tajam tersebut tanpa tertangkap.

Jika kalian berhasil mengambil pisau tersebut, selamat, kalian menang. Namun jika kalian gagal, kalian harus segera mengakhiri ritual, walaupun di tahap ini tetap ada kemungkinan kalian nggak akan selamat dari efek buruk kekalahan kalian.


Jika kalian gagal memenuhi challenge di jam yang ditentukan, segeralah akhiri ritual. Jangan coba-coba melanjutkan karena akan membuat kemungkinan lawan kalian tidak kembali ke dunia asalnya lebih besar…

MENGAKHIRI RITUAL

Semua peserta harus berkumpul di satu tempat, mematikan semua lilin, kemudian “Pemantra” harus mengucapkan keras-keras, “To he who heard us, the game is over” sebanyak tiga kali. Berharaplah setelah ini, lawan kalian sudah pergi.

Jika dia masih ada?

Berdoalah sekuat tenaga agar kalian bisa tetap hidup.


DO’S AND DONT’S

IKUTI PERATURAN DAN TATACARA YANG SUDAH DITULIS DI ATAS SEDETAIL MUNGKIN! Kesalahan sekecil keterlambatan dalam menyalakan atau mematikan lilin bisa berakibat fatal.

JANGAN MEMBUAT LAWAN KALIAN MARAH. Jangan coba-coba mengancam, menghina, atau melakukan hal lain yang sekiranya bisa membuat dia marah, karena jika ini terjadi, bagi dia, ini bukan lagi permainan dan dia tidak akan bermain sesuai aturan.

JANGAN MENGELUARKAN SUARA SEKECIL APAPUN. Jangan teriak-teriak, berisik ketika berlari, atau nabrak-nabrak karena ini hanya akan mempermudah lawan menemukan kalian.

JANGAN MELIHAT KELUAR JENDELA, DAN JANGAN MELIHAT KE PERMUKAAN CERMIN! Saya sarankan untuk menutup semua permukaan dari kaca dan semua permukaan yang bisa merefleksikan bayangan. Cermin bisa ditutup dengan kain, jendela ditutup dengan gorden, dan jika ada permukaan yang berefleksi seperti pegangan pintu dari metal, bisa dilakban dengan lakban hitam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *